Lun-Mer: 11-19 / Gio-Sab: 10:30-13:30 | 16:30-20

+39 081 19573270

Salita Vetriera, 12 - 80132 Napoli, Italy

Vetriera 12 - Borse artigianali, gioielli Bernard Delettrez e accessori a Napoli - Perseteruan Saudara Menjelang Pesta Demokrasi
Indonesia adalah Negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil yang disatukan oleh selat dan laut. tentu saja bukan hal yang mudah untuk memimpin Negara kita tercinta yang besar ini. Presiden Jokowi dan pihak oposisi, Prabowo yaitu dua capres yang mencalonkan diri pada pemilu 2019. Memasuki pilpres sebagian bulan lagi, kabar pilpres terbaru menjadi incaran banyak masyarakat yang kritis akan apa yang terjadi di pemerintahan.

 

Negara besar seperti Indonesia yang mempunyai banyak warga Negara, membutuhkan pemimpin yang bisa mengayomi semua lapisan masyarakat. Bukan cuma pemimpin yang berpihak pada kalangan tertentu mengingat Indonesia merupakan Negara yang terwujud sebab berbagai perbedaan di dalamnya. Itulah mengapa segala rakyat Indonesia tentu saja sangat ingin pemimpin yang akan memimpin Indonesia ke depannya lebih baik dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. Bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik dari sebelumnya dan sedikit menyejahterakan rakyatnya.

 

Info pilpres terupdate senantiasa update seputar apa yang dijalankan oleh kedua capres pada pilpres nanti sebab memang saat ini adalah musim kampanye. Sayangnya, ada banyak isu yang kurang mengenakan mengenai kedua kubu capres pada pilpres nanti. Ada banyak perseteruan yang terjadi dan pertikaian tersebut malahan lebih pas disebut dengan pertarungan dingin antara kedua belah calon presiden. https://www.oposisi.net pendorong fanatik salah satu partai yang menyenangi menjelek-jelekkan pihak oposisi.

 

Menjelang pesta demokrasi harus masyarakat bisa dengan bebas memilih calon presiden yang berdasarkan mereka dapat memimpin Indonesia dengan baik. Sayangnya, pertikaian lebih mendominasi di kedua belah pihak. Mungkin hal hal yang demikian dikarenakan hanya ada dua capres yang mencalonkan diri sehingga kompetisi lebih tampak. Tidak sedikit kabar yang menyebutkan perkelahian dan bentrokan kedua pensupport yang saling menjelek-jelekkan di media sosial.

 

Pesta demokrasi yang berakhir menjadi perang antar saudara tentu saja bukan hal yang wajib terjadi. Mendorong jagoan capres kita sendiri memang tidak dilarang, tapi jangan sampai menjelek-jelekkan pihak lain. Terutamanya hingga usai pada perang dingin dan saling melempar ejekan jelek. Informasi pilpres semacam demikian tentu tidak hanya dirasakan oleh rakyat Indonesia, melainkan juga dapat dinikmati oleh masyarakat dunia.