Lun-Mer: 11-19 / Gio-Sab: 10:30-13:30 | 16:30-20

+39 081 19573270

Salita Vetriera, 12 - 80132 Napoli, Italy

Vetriera 12 - Borse artigianali, gioielli Bernard Delettrez e accessori a Napoli - Pertarungan Sengit Kedua Capres 2019
Masa kampanye pilpres dimulai semenjak bulan September dan akan berakhir pada tanggal 13 April 2019. Walaupun pemilihan presiden akan dilakukan pada tanggal 14 April 2019. Pada hari tersebut, Indonesia akan mengadakan pesta demokrasi dan seluruh rakyat Indonesia memiliki hak yang sama untuk memilih tanpa ada paksaan dari oposisi maupun dari pihak lainnya. Segala peserta pemilu seharusnya bisa memilih dengan segenap hati mereka.

 

Seperti yang kita kenal bahwa akan ada dua kandidat capres pada pilpres 2019 nanti. Kedua kandidat tentu saja memanfaatkan kans kampanye saat ini dengan sebaik mungkin. https://www.oposisi.net yang akan memastikan masa depan Negara kita tercinta tentu saja semestinya meniru informasi pilpres terupdate. Bisa hal yang demikian dialamatkan supaya kita tahu apa saja progres, visi dan misi kedua calon presiden. Dengan mengetahui usaha, visi, misi, dan janji-komitmen capres, kita bisa menilai pemimpin seperti yang akan memimpin Indonesia untuk 4 tahun akan datang.

 

Selama masa kampanye yang sudah berjalan kurang lebih 2 bulan ini, kedua belah pihak melaksanakan semua sistem untuk meyakinkan masyarakat dengan memberikan beraneka komitmen, visi da misi. Keduanya bersaing di beraneka bidang mulai dari bidang ekonomi, pembangunan, agama, malahan mereka juga memanfaatkan media sosial untuk mengampanyekan partai mereka.

 

Dari segi pembangunan, kita mengamati bahwa Jokowi memanfaatkan infrastruktur yang berhasil beliau bangun selama menjadi presiden RI. Pihak oposisi juga pasti melaksanakan yang sama dengan menjanjikan sesuatu yang akan membikin masyarakat percaya sehingga berharap memilih mereka. hal hal yang demikian wajar terjadi sebab masa kampanye adalah waktu yang dikasih oleh panitia pemilu terhadap kedua partai untuk mensosialisasikan visi dan misi mereka ke depannya.

 

Bukan hanya dibidang infrastruktur, kedua calon presiden juga berkompetisi dibidang agama. Begitu kita lihat dari pemilihan calon presiden dari kubu Jokowi yang merangkul ulama. Berikutnya pula pihak Prabowo yang banyak minta restu dan dukungan dari para ulama. , mereka memanfaatkan media sosial untuk mengampanyekan partai mereka terhadap masyarakat. Media sosial menjadi media yang paling pas untuk meyakinkan masyarakat mengingat ketika ini banyak masyarakat yang mencari kabar pilpres terupdate melewati internet dari telepon pintar mereka.